
Saya paling sering menerima pertanyaan seperti ini :
“Kenapa ya susah nabung?”
Biasanya, orang yang nanya seperti ini punya problem dengan arus kas nya setiap bulan. Ada macam-macam penyebab arus kas kita berantakan setiap bulan. Lucunya saya sering menemukan penyebab kekacauan itu gara-gara satu kebiasaan buruk : bolak balik ke ATM!
Cobain deh!
Berapa kali dalam seminggu kita bolak balik ambil uang di ATM?
Dalam artikel sebelumnya [Memisahkan Pengeluaran Bulanan Dengan Pengeluaran Mingguan] saya sudah membahas bagaimana kita perlu memisahkan kapan segala pengeluaran itu terjadi. Bulanan atau Mingguan.
Sebetulnya Pengeluaran kita terjadi setiap hari. Tetapi kalau kita tidak merangkumnya dalam Pengeluaran Mingguan, bisa jadi kita bolak balik ke ATM setiap hari?
Anggaran Pengeluaran Mingguan bisa kita buat agar tahu ke mana saja perginya uang kita. Seharusnya dengan cara ini kita juga bisa memperkirakan berapa sisa yang dapat kita tabungkan. Misalnya, Pengeluaran Mingguan berdua dengan pasangan adalah Rp 700.000. Pada hari Senin, kita lalu mengambil uang kas di ATM sebesar Rp 300.000. Pada hari Rabu, seharusnya kita mengambil lagi uagn kas di ATM sebesar Rp 400.000. Tetapi tanpa alasan jelas, mungkin kali ini malah mengambil Rp 500.000. Anggaran pun jebol Rp 100.000.
Jangan anggap remeh kebiasaan ke ATM ini.
Mesin akan jadi alat yang sangat berguna jika kita tahu cara menggunakannya. Ayo jadi teman yang baik untuk ATM ini, tidak perlu sering-sering dikunjungi. Tentukan saja hari Anda akan mengambil uang tunai ini. Misalnya setiap hari Senin. Lalu pastikan Anda baru akan kembali lagi di hari Senin berikutnya.
Cobain ya!
Seharusnya dengan cara ini kita jadi lebih hati-hati dalam menghabiskan uang. Dan dengan cara ini juga kita jadi punya kebiasaan keuangan yang lebih baik!
Financial Planning is about Planning a Better YOU!
(Artikel ini menjelaskan Langkah ke-3 dari 100 Langkah Untuk Tidak Miskin)
Ligwina Poerwo-Hananto
CEO QM Financial – Perencana Keuangan Independen
www.qmfinancial.com
Penulis buku “Untuk Indonesia Yang Kuat – 100 Langkah Untuk Tidak Miskin”
Penulis buku
"Untuk Indonesia Yang Kuat -
100 Langkah Untuk Tidak Miskin"
www.qmfinancial.com