Sambungan Papan Gipsum Berbayang? Ini Antisipasinya!


Dibaca: 7303

JAKARTA, KOMPAS.com - Material papan gipsum makin diminati oleh masyarakat sebagai pengganti tripleks maupun papan semen. Penggunaan papan gipsum plafon ataupun partisi akan menghasilkan finishing yang halus dan rata tanpa perlu khawatir adanya retak rambut atau retak memanjang.

Namun, kadangkala konsumen mengeluhkan adanya bayangan sambungan ketika permukaannya ditimpa oleh cahaya lampu ataupun cahaya matahari. Bayangan tersebut menimbulkan kesan sambungannya tidak rata.

"Padahal, kalau dicek dan diukur, sambungan tersebut sudah rata dan benar," kata Sri Mulyorini, PM Compound PT Petrojaya Boral Plasterboard ketika ditemui Kompas.com di Jakarta, Rabu (16/5/2012) lalu.

Bayangan pada sambungan papan gipsum ini, kata Rini, terjadi karena adanya perbedaan tekstur antara kompon dan papan gipsum. Tekstur permukaan papan gipsum tidak "selicin" permukaan kompon. Ditambah lagi dengan metode pengomponan yang tidak sesuai rekomendasi, sehingga menimbulkan efek sambungan tidak rata ketika permukaan tersebut ditimpa sorotan sinar dari samping (glancing light).

Sorotan sinar tersebut bisa berasal dari pencahayaan alami (natural light) maupun pencahayaan buatan (artificial light). Keadaan akan semakin parah apabila cat yang dipakai menggunakan cat jenis semi gloss atau gloss.

"Dari sisi estetika, pencahayaan yang menimbulkan critical lighting ini membuat tampilan finishing kurang sempurna, keadaan ini sering disebut dengan istilah efek glancing light," ujarnya.

Terkait hal tersebut, Technical Manager PT Petrojaya Boral Plasterboard, Indra Budi Wibowo, memberikan beberapa tips untuk mengantisipasi efek glancing light tersebut. Menurutnya, ada  3 faktor utama yang benar-benar harus diperhatikan sebelum melakukan pemasangan dan pengomponan papan gipsum, yaitu :

1. Ketahui finishing yang akan digunakan, tekstur atau cat

Untuk finishing tekstur, konsumen tidak perlu terlalu khawatir karena sambungan akan tertutupi dengan tekstur, sehingga efek glancing light akan lebih "tersamarkan".

2. Ketahui finishing menggunakan cat

Jika akan menggunakan finishing cat, ada baiknya mengetahui lebih dulu jenis cat yang akan dipakai, apakah jenis flat, satin (egg-shell), semi gloss atau gloss. Tanpa adanya critical lighting, maka cukup untuk melakukan pengomponan Level Finish 4 (dengan 2 lapis kompon) dan cukup menggunakan cat jenis flat dan satin. Pasalnya, kedua jenis cat ini tidak terlalu mengkilap dibandingkan jenis semi gloss atau gloss.

Namun, jika menggunakan cat jenis semi gloss atau gloss, konsumen diwajibkan sebelumnya untuk melakukan pengomponan Level Finish 5 (dengan 2 lapis kompon PLUS skimming atau plamir pada seluruh permukaan papan gipsum).

3. Ketahui juga jenis pencahaanya

Konsumen juga sebaiknya mengetahui jenis pencahayaan yang akan digunakan, akan memakai critical lighting atau non-critical lighting. Critical lighting adalah pencahayaan yang menyinari secara langsung permukaan papan gipsum secara melintang, seperti metode pencahayaan indirect light, bukaan jendela besar atau lampu tanpa armature.

Adapun non-critical lighting adalah kebalikannnya, yaitu pencahayaan tidak menyinari permukaan papan gipsum secara langsung, seperti metode pencahayaan down light dan lampu dengan armature. Untuk pemakaian non-critical lighting cukup menggunakan pengomponan Level Finish 4, sedangkan untuk critical lighting wajib menggunakan pengomponan Level Finish 5.

"Ketiga faktor di atas sangat penting untuk diketahui dan disiasati, dan juga sekaligus sering terabaikan oleh aplikator gipsum. Ditambah lagi dengan konsumen yang semakin kritis untuk ikut mengawasi proses pengerjaannya, sehingga menghasilkan finishing maksimal," kata Indra.

Menurut Indra, efek glancing light tergolong permasalahan yang cukup unik. Hal tersebut karena seringkali konsumen menyadarinya pada waktu pagi atau sore hari yang kerap terdapat pencahayaan alami yang menyinari permukaannya.

"Permasalahan ini biasanya juga akan ditemukan dan terlihat jelas ketika konsumen menyalakan lampu indirect light atau lampu tanpa armature, sementara proses serah terima sudah selesai atau ironisnya lagi, periode garansi sudah lewat," lanjut Indra.

Indra menambahkan, dengan metode pengomponan Level Finish 5, permasalahan efek glancing light ini bisa diantisipasi. Namun, harus diingat, bahwa tidak semua jenis kompon bisa digunakan untuk aplikasi metode Level Finish 5.

"Maka, gunakan selalu produk kompon yang sesuai dengan fungsinya. Kompon untuk keperluan ini biasanya diproduksi dengan acuan standar ASTM C475. Dengan begitu diharapkan konsumen akan mendapatkan hasil yang maksimal. Karena bagaimanapun juga, antisipasi atau pencegahan akan selalu lebih baik daripada perbaikan," tutupnya.

Share

Punya pertanyaan seputar masalah desain interior. Silakan kirim pertanyaan kamu di sini


Nama

Email

No. Tlp

Pertanyaan

 
Pak saya membutuhkan tukang yang bisa repair gipsum untuk dijadikan melengkung, tks
irawan
Saya mau pasang gypsum untuk ukuran 7 x 6. Harganya berapa ya?
ucum maryanah