index Galeri Foto


Berita BCA


BCA Berikan Kredit Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara Soetta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara konsisten menunjukkan dukungannya pada pembangunan infrastruktur serta menjalankan fungsi intermediasinya dengan ikut serta dalam pemberian kredit sindikasi untuk pembiayaan proyek pembangunan sarana dan prasarana kereta api bandara Soetta.



Komitmen BCA ditandai dengan penandatanganan kerjasama kredit sindikasi  yang dilakukan oleh Direktur BCA Suwignyo Budiman, Direktur Keuangan PT KAI (Persero) Kurniadi Atmosasmito, Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto dan direksi tiga bank peserta kredit sindikasi lainnya, yaitu Bank BRI, Bank BNI dan Bank Mandiri di Jakarta, Senin (20/4).

Dalam perjanjian kredit sindikasi ini, BCA memberikan kredit sebesar 25 persen  dari nilai pinjaman dan juga bertindak selaku Agen Jaminan.
 
"Sejak lama kami menunggu nunggu event ini yakni penandatanganan  bantuan sindikasi proyek kereta api bandara," kata Suwignyo  dalam sambutan saat penandatanganan kerjasama di  Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Menurutnya event kali ini sangat penting mengingat masalah infrastruktur  bagi Indonesia harus menjadi  prioritas.

"KA bandara adalah  proyek prestisius karena bandara, dalam hal ini Bandara Soekarno Hatta Jakarta merupakan pintu masuk dunia luar ke Indonesia, sehingga seharusnya kita memberikan layanan yang terbaik," katanya.

Mewakili BCA, Suwignyo mengucapkan terima kasih karena bank yang dipimpinnya diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek prestisius ini.

"KA bandara Kualanamu telah berkembang dengan  baik, ini bisa  dijadikan contoh.  Kedepan, kita juga bisa membangun di bandara lainnya di Indonesia. Bagaimanapun menggunakan kereta api akan lebih cepat dan aman dibandingkan menggunakan moda transportasi lain seperti mobil pribadi, bus maupun taksi yang kerap terkendala kemacetan lalu lintas," lanjutnya.

BCA siap dan akan terus memberikan  dukungan dalam percepatan program pemerintah lainnya untuk pembangunan berbagai sarana, prasarana dan infrastruktur. Tentunya tidakakan meninggalkan kerjasama yang telah terjalin sebelumnya,  seperti dalam hal pembayaran  tiket melalui system e-ticketing yang telah berjalan dengan kartu prabayar multifungsi dari BCA, yaitu Flazz.

"Kedepan kita akan kembangkan lagi dengan kerjasama lainnya, mudah-mudahan  bisa meningkatkan layanan dalam bidang transportasi," katanya.
Penandatanganan Perjanjian Kredit ini merupakan salah satu bentuk komitmen PT KAI  (Persero) terhadap penugasan pemerintah dan diharapkan pembangunan prasarana dan sarana KA Bandara Soekarno Hatta dapat segera selesai sesuai target.Direktur Keuangan PT KAIKurniadi Atmosasmito memaparkan pembangunan Proyek Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta ini akan menambaha ksesibilitas dan alternative pengguna jasa penerbangan selain menggunakan kendaraan pribadi atau umum.

"Pembangunan infrastrukturantara lain berupapengadaanlahan, signaling, ListrikAliranAtas, pembangunanstasiundiluarkawasanBandaraSoekarno-Hattadan lain-lain," katanya.
PT KAI juga akan merombak StasiunManggarai sebagai salah satu stasiun keberangkatan KA Bandara dengan membangun underpass sebagai passenger crossing.

Nantinya, penumpang KA Bandara akan diarahkan untuk menuju peron khusus untuk penumpang KA Bandara."Selain itu, PT KAI juga membangun Stasiun Sudirman Baru sebagai stasiun khusus KA bandara (city air terminal) yang hanya melayani penumpang dari dan menuju bandara," ungkapKurniadi.
 

KA Bandara Soetta akan beroperasi dari Stasiun Manggarai melewati stasiun Sudirman Baru, Duri dan Batu Ceper sebagai stasiun pemberhentian. Total jarak yang dilintasi sepanjang 36,3 km, terdiri dari 24,2 km jalur eksisting dan 12,1 km akan dibangun perlintasan baru.

PT KAI akan mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp 1,44 Triliun. Anggaran tersebutmeliputi 84 persen dari total biaya proyek pembagunan prasarana. Sedangkan PT Railink akan mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp612 Miliar atau sebesar 85% dari total biaya pengadaan sarana KA Bandara Soetta. (*)


 




Jika Anda mempunyai pertanyaan atau saran,kirimkan email ke beritabca@kompas.com