index Galeri Foto


Berita BCA


Sosok Pengusaha Muda Dibalik Sukses Hotel Savana

Siapa orang Malang tak kenal Savana Hotel and Convention? Ya, hotel bintang 4 yang berdiri megah di pusat kota Malang tepatnya di Jalan Letjen Sutoyo 30-34 memiliki sejarah tersendiri bagi perempuan berparas cantik bernama Erly Setiawati Tedja.


Bangunan yang awalnya adalah sebuah mal disulap menjadi hotel oleh Yudiavian Tedja yang tak lain adalah ayah dari Erly. Saat itu insting bisnis sang ayah melihat prospek kedepan bisnis perhotelan. Tak mengherankan karena Yudiavian telah lama malang melintang di bidang konstruksi, perhotelan dan perumahan. Setelah beberapa lama berjalan, Yudiavian memercayakan kendal bisnis Hotel Savana kepada Erly sebagai anak sulung.

Menerima tawaran tersebut awalnya Erly sempat ragu karena background pendidikannya tak berkaitan dengan dunia perhotelan. maklum saat itu ia menimba ilmu di University of California at Los Angeles, tepatnya 2008, ia bekerja di sebuah bank asing di Jakarta. “Hal baru ini menjadi tantangan bagi saya untuk belajar, belajar dan belajar,” ujar Erly saat dijumpai di hotel Savana di Jalan Letjen Sutoyo 32-34 Malang. Dia terlibat langsung mulai dari pembuatan konsep, pembangunan hotel, dekorasi, hingga marketing.

Meski bisnis perhotelan bukan passion-nya, Erly tetap menjalankan bisnis keluarganya tersebut. Bahkan ia bisa melihat peluang sukses di bisnis perhotelan. "Sebenarnya kalau dibilang passion, passion saya mungkin bukan di sini, cuma kita sebagai generasi kedua kita harus bertanggung jawab untuk melanjutkan. Terjun ke hotel karena saya melihat ada kesempatan di bidang perhotelan, Malang sebagai kota pendidikan dan pariwisata," ungkapnya.

Erly sangat optimistis Hotel Savana akan menjadi salah satu penginapan favorit di Kota Malang. Bukan hanya karena fasilitasnya yang lengkap, tapi juga lokasi Hotel Savana yang strategis, yaitu di pusat kota yang bisa diakses dari daerah manapun. Satu kelebihan Hotel Savana lainnya adalah luas kamar yang rata-rata 38 meter persegi untuk tipe deluxe.

Kini, hotel bintang 4 tersebut memiliki tingkat hunian rata-rata di atas 70 persen. Mayoritas tamunya adalah pelanggan korporat yang sekaligus ingin melakukan pertemuan bisnis.“Saat ini kami sedang ekspansi untuk menambah kamar dan ruang meeting. Kami akan menambah 40 kamar dan 3 ruang meeting serta memperbesar haluan kita.Target hingga Desember 2014 nanti ada 160 kamar, 7 meeting room, dan convention hall,” tambah Erly yang mempekerjakan 150 orang karyawan ini.

Erly selalu berpikir positif mengenai persaingan bisnis hotel, ia pun hanya ingin fokus memajukan dan mengembangkan bisnis hotel keluarganya tersebut. Prinsip sang ayah juga tak akan pernah dilupakannya yaitu untuk selalu bekerja dengan tekun, rajin, ulet, jujur dan tidak lupa berdoa kepada Tuhan. Prinsip tersebut ia kombinasikan dengan gaya kepemimpinan yang demokratis agar karyawan betah bekerja
.
Erly mengikuti komunitas YES atau Young Entrepreneur Society yang didukung oleh BCA. YES merupakan wadah berkumpulnya pengusaha muda di Kota Malang. Tidak hanya itu, YES juga tempat sharing dan learning serta memperbanyak networking.

Bagi Erly, BCA sangat membantu bisnisnya. Dia mengaku kenal BCA sejak SD. “Fasilitas yang paling saya suka di BCA adalah Internet Banking. Sebab kita bisa melakukan transaksi tanpa keluar rumah, misalnya cari mesin ATM. Kita juga memakai EDC BCA karena lebih praktis, karena mayoritas customer menggunakan kartu BCA untuk pembayaran,” tutupnya. 

BCA Senantiasa di Sisi Anda




Jika Anda mempunyai pertanyaan atau saran,kirimkan email ke beritabca@kompas.com